Ingat! Setelah 3 Hari Demam Turun, Bukan Berarti Anak Sembuh dari DBD

Ingat! Setelah 3 Hari Demam Turun, Bukan Berarti Anak Sembuh dari DBD

Sei Merdeka, Demam Berdarah Dengue (DBD) rentan terjadi di musim hujan seperti saat ini. Untuk itu, orang tua dianjurkan supaya waspada agar tidak sembarangan mengenali demam anak.

Koordinator Program Promosi Kesehatan Puskesmas Sei Merdeka Dicky Adhyatma, SKM mengatakan, gejala-gejala demam berdarah pada umum adalah Demam mendadak kadang-kadang sampai dengan 40 C 2-7 hari, nafsu makan berkurang, mual, muntah, nyeri ulu hati, sakit kepala, nyeri tulang dan otot, diare, mulut terasa kering, nyeri menelan, lidah tampak kotor, kulit tampak kuning, nyeri ulu hati yang paling khas adalah munculnya ruam merah pada kulit dan timbulnya perdarahan baik dari hidung, mulut dan anus kadang-kadang timbul kejang.

Dicky mencontohkan, anak bisa saja bersekolah di pagi hari, bermain riang sore harinya, tapi kemudian demam tinggi saat malam hari. Menurut Dicky, kenaikkan suhu yang mendadak seperti itu adalah peringatan pertama dari gejala DBD.

” apabila terjadi pada hal-hal diatas maka pasien diberikan pertolongan pertama dengan meminum obat penurun panas dan di anjurkan banyak minum air dan setelah itu segera dibawa ke tempat Pelayanan kesehatan yang terdekat”. Terang Dicky saat memberikan Penyuluhan tentang Demam Berdarah di RT 16 Kelurahan Karya Merdeka Kecamatan Samboja, Senin (11/1/2016). 14:00 Wita

Maka dari itulah kami menghimbau agar masing-masing RT khususnya di Kelurahan Karya Merdeka untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk secara serentak. Dengan cara gotong royong dan 3 M Plus.

Penulis : ELHAMSYAH

 

banner 468x60

Subscribe

Terima kasih untuk membaca artikel kami untuk informasi update silahkan berlangganan newslatter kami, isi kolom di bawah ini lalu tekan Submit

No Responses

Leave a Reply